Lead Scoring Sederhana untuk UKM, Tanpa Rumus Rumit
Tim OmsetAI · 2026-09-06 · CRM
Tim sales yang mengejar semua chat akan kehabisan waktu sebelum sampai ke yang benar-benar mau beli.
Lead scoring di perusahaan besar melibatkan puluhan variabel dan model statistik. Untuk UKM, versi yang jauh lebih sederhana sudah memberi sebagian besar manfaatnya.
Tiga sinyal yang paling terbaca
Dari ribuan percakapan, tiga hal ini paling konsisten membedakan yang membeli dan yang sekadar bertanya:
1. Menyebut jumlah atau ukuran. "Kalau ambil 50 pcs bisa kurang?" jauh berbeda dari "harganya berapa?".
2. Menanyakan cara bayar atau waktu kirim. Orang yang belum berniat beli tidak menanyakan ini.
3. Menyebut kapan dibutuhkan. "Buat acara tanggal 20" adalah tenggat, dan tenggat memaksa keputusan.
Sistem skor yang cukup
Tidak perlu skala 0–100. Tiga tingkat saja:
- Panas — dua dari tiga sinyal muncul. Kejar hari itu juga.
- Hangat — satu sinyal muncul, atau bertanya detail produk secara spesifik. Follow-up dalam 1–3 hari.
- Dingin — pertanyaan umum, atau menghilang setelah dengar harga. Masuk daftar broadcast, bukan daftar kejaran.
Sinyal negatif yang sering diabaikan
Sama pentingnya untuk tahu siapa yang tidak perlu dikejar:
- Menanyakan sesuatu yang jelas tidak Anda jual
- Menanyakan harga lalu diam saat dijawab, dua kali berturut-turut
- Meminta harga jauh di bawah batas Anda sejak awal
- Berada di luar area pengiriman
Menandai lead sebagai Dingin bukan menyerah. Itu memindahkan waktu tim ke tempat yang menghasilkan.
Menjalankannya tanpa kerja tambahan
Di sinilah sebagian besar upaya lead scoring mati: kalau sales harus memberi skor manual tiap percakapan, dia akan berhenti dalam dua minggu.
Sinyal-sinyal di atas muncul di teks percakapan. AI yang membaca chat masuk bisa menandainya otomatis — dan yang dilihat sales cukup hasilnya: daftar yang sudah terurut, paling layak dikejar di atas.
Peran manusia tetap ada, tapi di tempat yang benar: memutuskan mau diapakan lead panas hari ini, bukan menyortirnya satu per satu.
Cara tahu skornya masuk akal
Setelah sebulan, bandingkan: berapa persen lead "Panas" berakhir membeli, dibanding "Hangat" dan "Dingin".
Kalau ketiganya mirip, kriteria Anda belum membedakan apa-apa dan perlu disetel ulang. Kalau "Panas" konversinya jauh lebih tinggi, sistemnya bekerja — dan tim Anda punya alasan kuat untuk mempercayainya.